Sastra

Apresiasi Kebijakan Pemerintah: Membawa Harapan Di Tengah Keragaman

Bunga-bunga harapan merekah di negeri ini,

Kebijakan pemerintah jadi sorotan dunia.

Dalam pelukan rakyat, terciptalah keadilan,

13 Juni 2024, saat kebijakan tumbuh subur.

 

Jaminan kesehatan universal, program yang disambut gembira,

Tapi iuran yang meningkat, mengundang kekhawatiran di hati.

Ibu Sari berharap, pemerintah memahami kondisi mereka,

Yang tengah berjuang dalam kehidupan yang tak mudah.

 

Pajak yang lebih progresif, untuk mengurangi kesenjangan,

Pendapat terbagi, antara yang setuju dan menentang.

Tuan Wijaya merasa, beratnya beban pajak yang tinggi,

Namun ada yang menyambut, sebagai upaya keadilan yang tulus.

 

Reformasi pendidikan, wajib belajar 12 tahun,

Tepuk tangan masyarakat, pendidikan menjadi harapan.

Keluarga Andi bersorak, biaya sekolah tak lagi memberatkan,

Mereka berharap, pendidikan berkualitas bisa terjangkau oleh semua anak.

 

Kereta cepat dan energi terbarukan, langkah menuju masa depan,

Namun biaya dan dampak lingkungan jadi pertentangan.

Pertanian dan perikanan, ketahanan pangan yang diperkuat,

Subsidi dan bantuan, petani dan nelayan terdengar bahagia.

 

13 Juni 2024, kebijakan pemerintah berbicara,

Masyarakat terbagi, pro dan kontra terdengar.

Namun, dalam keragaman itu, kita berharap,

Kesejahteraan rakyat, tetap menjadi puncak cita.

Apresiasi Kebijakan Pemerintah: Membawa Harapan Di Tengah Keragaman

Nashrul Mu'minin, asal Lamongan, Jawa Timur. Lahir 21 Februari 2003, impian penulis dan dosen. Perjalanan hidupku terukir dalam kata-kata, Menginspirasi dunia dengan impian kubangun.

Avatar

Nashrul Mu'minin

Nashrul Mu'minin, asal Lamongan, Jawa Timur. Lahir 21 Februari 2003, impian penulis dan dosen. Perjalanan hidupku terukir dalam kata-kata, Menginspirasi dunia dengan impian kubangun.