Sastra

Insecure

Secangkir kopi menemani sepi sore hari

lampu berpijar redup kekuningan

Andai saja lampu dianugerahi mulut

Ia menggerutu tunduk dihadapan matahari

Sunyi mulai diramaikan suara jangkrik

Matahari tersipu malu mendengar lampu

Andai saja matahari dianugerahi mata

Ia terpesona melihat bulan bisa menyinari malam hari

Gelap mulai membuat bumi terlihat pucat

Bulan melirik matahari iba hati

Andai saja bulan dianugerahi rasa

Ia menangis melihat bintang ramai berpijar gembira

Kabut mulai menutupi lentera dunia

Andai bintang dianugerahi semua indra

Ia sujud berterimakasih kepada lampu sudah menghidupkan malam hari

Baca juga : Aku Selalu Ada

Avatar

Minhad Ali Yahya

Alumni PP. Al-Khoirot Saat ini sedang menempuh pendidikan Program Magister di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta