Sastra

Belenggu Hitam (sebuah puisi tentang kebebasan)

Belenggu Hitam

Cahaya perlahan redup

Mengikis nikmatnya hidup

Sunyi terasa semu

Tak bisa gerak terikat talimu

Terbelenggu

Putih, biru dan kuningku terancam

Hitammu mengacungkan bendera perang

Antara bangkit atau tumbang

Semuanya masih mengambang.

Peperangan akan terus berlanjut

Sampai nanti ajal menjemput

 

 

 

Administrator |  + posts

Alumni PP. Al-Khoirot Lulusan Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Minhad Ali Yahya

Alumni PP. Al-Khoirot Lulusan Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta