Pelantikan Pengurus Pondok Pesantren Al-Khoirot 2026/2028
MALANG – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Masjid Al-Madinah, Pondok Pesantren Al-Khoirot, pada Sabtu (20/12/2025). Hari ini, roda regenerasi kepemimpinan pesantren kembali bergulir dengan dilantiknya jajaran pengurus baru untuk masa tugas 2026/2028.
Acara pelantikan ini menjadi momentum sakral bagi para santri yang terpilih. Di hadapan para masyayikh dan ribuan santri, mereka mengikrarkan sumpah untuk mengemban amanah dalam mengelola kegiatan pendidikan serta ubudiyah di lingkungan pesantren selama dua tahun ke depan.
Pesan Kiai: Jabatan Adalah Ujian dan Jalan Ibadah
Puncak acara ditandai dengan sambutan dan taujihat (pengarahan) dari Pengasuh Pondok Pesantren Al-Khoirot. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa menjadi pengurus bukanlah sekadar posisi struktural, melainkan sebuah jalan pengabdian (khidmah) yang membutuhkan pondasi keikhlasan yang kuat.
“Menjadi pengurus adalah amanah yang berat namun mulia. Ini adalah ladang jariyah kalian. Luruskan niat semata-mata mencari ridho Allah, bukan untuk mencari pujian atau kedudukan,” pesan Kyai dalam sambutannya yang disimak dengan takzim oleh seluruh hadirin.
Beliau juga mengingatkan bahwa tantangan di masa depan akan semakin kompleks, sehingga para pengurus masa tugas 2026/2028 diharapkan tidak hanya cakap dalam manajerial, tetapi juga harus menjadi teladan (uswah hasanah) bagi santri lainnya dalam hal akhlak dan kedisiplinan.
Regenerasi untuk Kemajuan Pesantren
Prosesi pelantikan berlangsung lancar. Para pengurus baru yang mengenakan busana muslim putih tampak berbaris rapi di panggung utama dengan latar dekorasi biru yang megah. Mereka secara simbolis menerima estafet kepemimpinan dari pengurus lama, menandai dimulainya babak baru pengelolaan organisasi santri di Al-Khoirot.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Pengasuh, memohon keberkahan ilmu dan kekuatan bagi para pengurus baru agar istiqamah dalam menjalankan tugasnya hingga akhir masa jabatan nanti.