ArtikelBeritaWisata

Terlihat Tak Menarik, Mahasiswa KKN-T 07 UNIRA Malang Lakukan Penanaman Tanaman Hias di Area Punden Gunung Malang

Terlihat Tak Menarik, Mahasiswa KKN-T 07 UNIRA Malang Lakukan Penanaman Tanaman Hias di Area Punden Gunung Malang

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Kelompok 07 Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang melaksanakan kegiatan penanaman tanaman hias di sekitar area Punden Gunung Malang pada Senin, 26 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja revitalisasi kawasan punden guna memperindah lingkungan sekaligus mendukung pengembangan wisata berbasis kearifan lokal.

Adapun tanaman yang ditanam dalam kegiatan tersebut meliputi bunga andong, puring, dan suko. Ketiga jenis tanaman ini dipilih karena memiliki warna yang beragam dan mencolok, sehingga diharapkan mampu menciptakan suasana yang lebih hidup dan asri di kawasan punden. Penanaman dilakukan dengan menyusuri sekeliling area punden agar tampilan kawasan terlihat lebih tertata dan menarik bagi pengunjung.

Kegiatan ini dilakukan secara gotong royong oleh seluruh anggota KKN-T 07 UNIRA Malang. Sebelum penanaman, mahasiswa terlebih dahulu membersihkan area yang akan ditanami serta menyiapkan lubang tanam agar tanaman dapat tumbuh dengan baik. Tak hanya itu, mahasiswa juga melakukan pencarian tanaman hias ke para warga di sekitar Sumbertempur untuk dimintai tanaman. Proses penanaman berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme.

Erliana, warga lokal sekaligus anggota KKN-T 07 menyampaikan bahwa penanaman tanaman hias ini bertujuan untuk menambah keindahan visual kawasan punden sekaligus memberikan kesan sejuk dan nyaman. “Dengan adanya tanaman berwarna-warni, kami berharap Punden Gunung Malang terlihat lebih hidup, indah, dan menarik sebagai salah satu situs bersejarah desa yang memiliki potensi wisata,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-T 07 UNIRA Malang berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi desa, khususnya dalam upaya pelestarian dan pengembangan Punden Gunung Malang sebagai kawasan wisata yang berdampak dan berkelanjutan.

+ posts