Tunjukkan Kreativitas Nonakademik, Mahasiswa KKN-T 07 UNIRA Malang Manfaatkan Bambu Jadi Tempat Sampah Bernilai Guna
Tunjukkan Kreativitas Nonakademik, Mahasiswa KKN-T 07 UNIRA Malang Manfaatkan Bambu Jadi Tempat Sampah Bernilai Guna
Sumbertempur – Mahasiswa KKN-T 07 Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang kembali menunjukkan kreativitas dan kepeduliannya terhadap lingkungan melalui pembuatan tempat sampah dari bambu pada Selasa, 28 Januari 2026. Bambu tersebut diperoleh dari salah satu warga Dusun Tempursari Wetan, yakni Bapak Seno, yang dengan sukarela memberikan bambu untuk dimanfaatkan dalam program kerja mahasiswa.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan tempat sampah di sekitar area punden yang menjadi fokus pengabdian mahasiswa. Alih-alih membeli tempat sampah berbahan plastik atau besi, mahasiswa KKN-T 07 memilih memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia di lingkungan sekitar.
Proses pembuatan tempat sampah dilakukan secara gotong royong. Mahasiswa mulai dari menebang, membersihkan, memotong, hingga merakit bambu menjadi tempat sampah yang kokoh dan fungsional. Dengan peralatan sederhana dan kerja sama tim yang solid, bambu yang awalnya hanya berupa batang panjang berhasil disulap menjadi tempat sampah yang siap digunakan.
Salah satu anggota KKN-T 07, Rasit, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan menyediakan fasilitas kebersihan, tetapi juga sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya memanfaatkan potensi lokal. “Kami ingin membuktikan bahwa bambu yang mudah ditemukan di desa bisa diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Tidak harus selalu membeli, jika kita bisa membuat dan memberdayakan apa yang ada di sekitar,” ujarnya.
Selain berdampak pada kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa mahasiswa memiliki soft skill di luar bidang akademik. Kemampuan bekerja sama, kreativitas, problem solving, serta keterampilan teknis dalam mengolah bahan alami menjadi nilai tambah yang ditunjukkan oleh mahasiswa KKN-T 07.
Warga Dusun Tempursari Wetan pun memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Mereka menilai langkah mahasiswa tidak hanya membantu menyediakan fasilitas kebersihan, tetapi juga memberi contoh nyata tentang pemanfaatan sumber daya alam secara bijak dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-T 07 UNIRA Malang berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan semakin meningkat. Tempat sampah dari bambu yang dibuat diharapkan dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama serta menjadi simbol kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan asri di kawasan Punden Gunung Malang.