ArtikelBeritaWisata

H-Mepet, Mahasiswa KKN-T 07 UNIRA Malang Rampungkan Pengecatan Gapura Punden Gunung Malang

H-Mepet, Mahasiswa KKN-T 07 UNIRA Malang Rampungkan Pengecatan Gapura Punden Gunung Malang

Sumbertempur — Mahasiswa KKN-T 07 Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang resmi menyelesaikan kegiatan pengecatan gapura pintu masuk Punden Gunung Malang pada Kamis, 29 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja dalam rangka revitalisasi kawasan punden agar tampak lebih indah, bersih, dan menarik sebagai potensi desa wisata.

Pengecatan gapura dilakukan secara bertahap selama beberapa hari, mulai dari proses pembersihan permukaan, pengamplasan, hingga pelapisan cat dasar dan cat warna utama. Mahasiswa bekerja sama dan membagi tugas agar proses pengerjaan berjalan efektif dan hasilnya maksimal.

Wakil Ketua KKN-T 07, Yunus, menyampaikan bahwa pengecatan gapura ini bertujuan untuk memperbarui tampilan pintu masuk kawasan punden yang sebelumnya tampak kusam dan mulai memudar. “Gapura merupakan wajah dari sebuah tempat. Dengan tampilan yang lebih cerah dan rapi, kami berharap masyarakat maupun pengunjung akan lebih tertarik untuk datang dan menjaga kelestarian Punden Gunung Malang,” ujarnya.

Sebelum pelaksanaan pengecatan, mahasiswa juga telah meminta izin dan berdoa di area punden sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi dan kearifan lokal masyarakat setempat. Hal ini dilakukan untuk menjaga hubungan harmonis antara mahasiswa dan warga, serta menghargai nilai-nilai budaya yang masih dijunjung tinggi.

Proses pengerjaan berlangsung dengan penuh semangat dan gotong royong. Beberapa warga sekitar turut memberikan dukungan, baik berupa bantuan tenaga maupun motivasi. Warna cat yang dipilih pun disesuaikan agar terlihat cerah namun tetap serasi dengan lingkungan sekitar.

Dengan selesainya pengecatan gapura pada 29 Januari 2026, mahasiswa KKN-T 07 berharap langkah kecil ini dapat menjadi awal perubahan positif bagi pengembangan wisata religi dan sejarah di Punden Gunung Malang. Selain memperindah tampilan fisik, kegiatan ini juga menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung pembangunan dan pelestarian aset desa.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga mampu berkontribusi langsung di tengah masyarakat melalui kerja nyata yang bermanfaat dan berdampak.

+ posts