BeritaPendidikanUmum

Ujian Akhir Semester, Santri: Menguji Seberapa Besar Kemampuan Kita Bertambah?

Ujian Akhir Semester, Santri: Menguji Seberapa Besar Kemampuan Kita Bertambah?

Sabtu, 09 September 2023

Memasuki akhir semester ganjil, madrasah diniyah Al-Khoirot mengadakan Penilaian Akhir Semester (PAS) ganjil yang berlangsung di pondok pesantren Al-Khoirot pukul 13.30-14.30 WIB.  Seluruh santri mulai dari kelas i’dad sampai kelas dua tsanawiyah antusias dalam mengikutinya. Ujian dilaksanakan selama satu minggu dengan jadwal yang sudah ditetapkan.  Adapun tujuannya ialah untuk melihat hasil pembelajaran santri selama satu semester penuh (semester ganjil).

Baca juga: https://alkanews.com pengesahan-soal wakakur-soal harus selaras dengan materi

“Ujian madrasah diniyah dilakukan satu tahun dua kali. Aturan yang berlaku, setiap santri wajib memakai baju dan kopiah putih”. Ujar salah satu guru madin.

“Ujian madin adalah salah satu cara untuk menambah wawasan keagamaan kita. Begitu pun menguji seberapa kemampuan kita dalam menanggapi problematika agama di tengah masyarakat. Jika nantinya nilai saya tidak sesuai harapan (buruk), maka saya akan lebih giat dan semangat lagi (evaluasi) belajar saya di semester berikutnya”. Ujar Akmal (santri kelas lima).

foto sesi wawancara

“Ujian di kelas tsanawiyah lebih mudah karena materinya sedikit. Dalam kesempatan kali ini saya akan lebih serius dan fokus dalam mengerjakannya, karena sebelum masuk pondok pesantren Sidogiri wawasan saya harus lebih ditingkatkan. Salah satu cara mengukurnya dengan cara mengikuti ujian ini dengan sungguh-sungguh dan berhasil masuk tiga besar”. Ujar Gus Farzan (santri satu tsanawiyah).

“Ujian kali ini seru  karena pelaksanaannya sebelum pulangan santri, jadi para santri saat pulang tidak akan terbebani oleh pikiran ‘setelah pulangan ujian, gimana ini!!’ Nggak jadi, itu. yang saya suka untuk ujian akhir semester hanya tahun ini”. Pungkasnya.

“Ujian Penilaian Akhir Semester (PAS) ganjil alhamdulillah sudah terlaksana dengan baik, sesuai dengan aturan yang sudah ada di madrasah diniyah Al-Khoirot. Pada waktu yang sama ditambah dengan santri baru yang memiliki karakter baik dan sopan santun”. Ungkap Alfan (guru kelas satu).

Tujuan diadakannya ujian ini ialah untuk melihat hasil pembelajaran selama satu semster penuh (semester ganjil). Lanjutnya.

“Santri baru tahun ini sungguh berbeda dengan santri pada tahun sebelumnya.  Attitude (perilaku) santri terhadap guru sudah terbentuk sebelum masuk pesantren, sehingga, meskipun tidak ada intruksi dari guru mereka sudah mengimplementasikannya. Misalnya, bersalaman sebelum dan sesudah KBM” . Pungkasnya.

 

 

Avatar

Fauzan Taqiyuddin

Asal Bandung suka nulis puisi