Pendidikan

Jumlah Sarjana S1, S2, S3 di Indonesia

Jumlah Sarjana S1, S2, S3 di Indonesia termasuk level jenjang pendidikan yang lain mulai dari tamat SD, SLTP, SLTA, tidak tamat SD sampai yang tidak pernah atau belum sekolah sama sekali

Proporsi Penduduk Indonesia Menurut Jenjang Pendidikan (Juni 2022)

1. Tidak/Belum sekolah : 65.018.451 jiwa (23,61%)

2. Tamat SD : 64.446.545 jiwa (23,4%)

3. SLTA : 57.533.189 jiwa (20,89%)

4. SLTP : 40.035.862 jiwa (14,54%)

5. Belum Tamat SD : 30.685.363 jiwa (11,14%)

6. S1 : 12.081.571 jiwa (4,39%)

7. D3 : 3.517.178 jiwa (1,28%)

8. D1 dan D2 : 1.126.080 jiwa (0,41%)

9. S2 : 855.757 jiwa (0,31%)

10. S3 : 61.271 jiwa (0,02%

10 Provinsi dengan Penduduk Lulusan S2 Terbanyak di Indonesia (Juni 2021)

1. Jawa Barat (144.192)

2. DKI Jakarta (114.931)

3. Jawa Timur (106.573)

4. Jawa Tengah (72.133)

5. Banten (41.770)

6. Sulawesi Selatan (37.101)

7. Sumatera Utara (30.528)

8. DIY (29.508)

9. Sumatera Barat (19.756)

10. Sumatera Selatan (19.457)

Data Direktorat Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, jumlah penduduk Indonesia mencapai 272,23 juta pada Juni 2021. Berdasarkan jenjang pendidikan hanya sebanyak 59.197 ribu jiwa atau 0,02% yang berpendidikan hingga strata S3. Kemudian, sebanyak 822.471 ribu jiwa atau 0,03% penduduk yang berpendidikan hingga jenjang S2. Lalu, penduduk yang berpendidikan hingga S1 sebanyak 11,58 juta (4,25%), jenjang D3 sebanyak 3,46 juta jiwa (1,27%), serta D1 dan D2 mencapai 1,15 juta jiwa (0,42%). Total hanya sebanyak 17,08 juta jiwa (16,7%) penduduk Indonesia yang berpendidikan hingga ke perguruan tinggi.

Data Badan Pusat Statistik (BPS), menyebutkan jumlah penduduk usia produktif di Indonesia mencapai 187,2 juta jiwa pada 2020. Jika menghitung rasio yang dikatakan Presiden Joko Widodo hanya 0,45 persen, maka jumlah lulusan S2 dan S3 di Indonesia hanya 842 ribu berbanding dengan ratusan juta lainnya atau sebanyak 881.668 orang, berdasarkan data pada 2021, untuk seluruh bidang ilmu yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.

Sumber: Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri

Proporsi Ideal Jumlah Penduduk dan Jumlah Doktor (S3)

Menurut data dari Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti), pada tahun 2017 jumlah doktor di seluruh Indonesia berjumlah 31.000 orang. Jika dibuat menjadi perbandingan doktor per satu juta penduduk itu artinya setiap satu juta penduduk, Indonesia memiliki 143 doktor.

Menilik data tersebut, Indonesia masih tertinggal dari negara tetangga, Malaysia. Negeri Jiran tersebut memiliki jumlah 509 doktor per satu juta penduduk. Apalagi dibanding negara maju seperti Amerika Serikat yang mencapai 9.850 doktor per satu juta penduduk , Jerman yang mencapai 3.990 doktor per satu juta orang, hingga Jepang yang mencapai 6.438 orang per satu juta orang.

 

Website | + posts

ALKANEWS.COM adalah media digital berbagi informasi, refleksi dan opini sebagai upaya untuk berkontribusi pada kemajuan bangsa, umat dan negara melalui karya tulis pemikiran dan perspektif personal dan akademis.

Kontributor umumnya adalah santri, alumni dan civitas akademika Al-Khoirot. Juga terbuka pada kontribusi dari luar. Tulisan dapat berbentuk prosa (refleksi, opini dan esai ilmiah) dan sastra-fiksi (puisi, cerpen dan cerita bersambung atau novel). Bahasa pengantar dapat berupa bahasa Indonesia, Inggris dan Arab.

Avatar

Redaksi Alkanews

ALKANEWS.COM adalah media digital berbagi informasi, refleksi dan opini sebagai upaya untuk berkontribusi pada kemajuan bangsa, umat dan negara melalui karya tulis pemikiran dan perspektif personal dan akademis. Kontributor umumnya adalah santri, alumni dan civitas akademika Al-Khoirot. Juga terbuka pada kontribusi dari luar. Tulisan dapat berbentuk prosa (refleksi, opini dan esai ilmiah) dan sastra-fiksi (puisi, cerpen dan cerita bersambung atau novel). Bahasa pengantar dapat berupa bahasa Indonesia, Inggris dan Arab.