بِنْتُ الصَّبَّاغ( 10 )
بِنْتُ الصَّبَّاغ( 10 ) Aksyabian Abu Tsa’labah tertawa dan berkata: Ya, itu dulu ضَحِكَ أَبُو ثَعْلَبَةَ، وَقَالَ: نَعَمْ، كَانَ ذَلِكَ
Baca Lebih Lanjutبِنْتُ الصَّبَّاغ( 10 ) Aksyabian Abu Tsa’labah tertawa dan berkata: Ya, itu dulu ضَحِكَ أَبُو ثَعْلَبَةَ، وَقَالَ: نَعَمْ، كَانَ ذَلِكَ
Baca Lebih Lanjutبِنْتُ الصَّبَّاغ( 9 ) Fathur Rozi Saya tidak menyadari kegelapan yang telah turun لَمْ أَنْتَبِهْ لِلظَّلَامِ الَّذِي حَلَّ Saya melihat
Baca Lebih Lanjutبِنْتُ الصَّبَّاغ( 8 ) Roni Ardiansyah Aku bertanya kepada orang-orang: Tanah siapakah ini? سَأَلْتُ النَّاسَ: لِمَنْ هَذِهِ الْأَرْضُ؟ Mereka memberitahuku
Baca Lebih Lanjutبِنْتُ الصَّبَّاغ( 7 ) M. Fakhri Abu Tsalabah tersenyum dan berkata: Saya mengenal orang yang tidak bersalah ketika saya menatap
Baca Lebih Lanjutبِنْتُ الصَّبَّاغ( 6 ) Akbar Nusantara Di pagi hari, tentara membawa pencuri dan pemuda tersebut ke dewan gubernur وَفِي الصَّبَاحِ،
Baca Lebih Lanjutبِنْتُ الصَّبَّاغ( 5 ) Darul Hasan Para penjaga berjalan dengan tenang sambil mengangkat pedang mereka مَشَى الْحَرَسُ بِهُدُوءٍ، وَهُمْ يَرْفَعُونَ
Baca Lebih Lanjutبِنْتُ الصَّبَّاغ( 4 ) Maulana Zakaria Kepala ritual melihat seorang pria muda duduk di depan pria agama رَأَى رَئِيسُ الْحَرَسِ
Baca Lebih Lanjutبِنْتُ الصَّبَّاغ( 3 ) Wahyu Aditya Suatu malam, penjaga keamanan Bagdad sedang berjalan di sekitar pinggiran Bagdad وَذَاتَ لَيْلَةٍ، كَانَ
Baca Lebih Lanjutبِنْتُ الصَّبَّاغ( 2 ) Afriza Firdaus Abu Hamzah mengetahui kejahatan Abu Tha’labah. Itu sebabnya dia menjauh darinya كَانَ أَبُو حَمْزَةَ
Baca Lebih Lanjutبِنْتُ الصَّبَّاغ( 1 ) Muhammad Hamdan Binti Al-Sabbagh بِنْتُ الصَّبَّاغ Pada zaman kuno, dua putra tinggal di Baghdaddan belajar di
Baca Lebih Lanjut