تَاجِرُ بَغْدَادَ (21)
تَاجِرُ بَغْدَادَ (21)
Abdur Rohman
| Khalifah berkata: Orang ini adalah pengkhianat, pencuri, dan pembohong.
| قَالَ الْخَلِيفَةُ: هَذَا الرَّجُلُ خَائِنٌ، وَلِصٌّ، وَكَاذِبٌ |
| Dia juga bersumpah, dan terus memberi tahu orang-orang bahwa pemiliknya pembohong.
| لَقَدْ أَقْسَمَ أَيْضًا، وَبَقِي يَقُولُ لِلنَّاسِ أَنَّ صَاحِبَهُ كَاذِبٌ |
| Di mana Anda menaruh dinar pada saya?
| أَيْنَ وَضَعْتَ دَنَانِيرَ عَلِيٍّ؟ |
| Hasan memberi tahu khalifah tempat itu, dan para prajurit pergi mengambil dinar. | أَخْبَرَ حَسَنٌ الْخَلِيفَةَ بِالْمَكَانِ، فَذَهَبَ الْعَسَاكِرُ كَيْ يُحْضِرُوا الدَّنَانِيرَ |
| Setelah Ali menghitung dinarnya, khalifah memerintahkan para prajurit untuk menyalib pedagang itu dengan baik di Madinah.
| وَبَعْدَ أَنْ عَدَّ عَلِيٌّ دَنَانِيرَهُ، أَمَرَ الْخَلِيفَةُ الْعَسَاكِرَ أَنْ يَصْلُبُوا التَّاجِرَ حَسَنًا فِي الْمَدِينَةِ. |
| Hasan mulai menangis, berkata: Tolong, tuanku, maafkan aku.
| رَاحَ حَسَنٌ يَبْكِي، وَهُوَ يَقُولُ: أَرْجُوكَ يَا مَوْلَاي، سَامِحْنِي |
| Tapi khalifah berkata: Ini hukumanmu, Hassan.
| لَكِنَّ الْخَلِيفَةَ قَالَ: هَذَا عِقَابُكَ يَا حَسَنُ |
| Para prajurit menyeret Hasan ke lapangan dan menyalibnya.
| سَحَبَ الْعَسَاكِرُ حَسَنًا إِلَى السَّاحَةِ وَصَلَبُوهُ |
| khalifah memberikan seratus dinar kepada anak itu | أَعْطَى الْخَلِيفَةُ مَائِةَ دِينَارٍ لِلطِّفْلِ |
| Khalifah berkata: Ini adalah hadiah. Karena kamu adalah anak terpintar di kota.
| قَالَ الْخَلِيفَةُ: هَذِهِ مُكَافَأَةٌ؛ لِأَنَّكَ أَذْكَى طِفْلٍ فِي الْمَدِينَةِ |
| *** | |
| Anak itu bergembira atas hadiah itu, berterima kasih kepada khalifah, lalu kembali ke rumahnya.
| فَرِحَ الطِّفْلُ بِالْمُكَافَأَةِ، وَشَكَرَ الْخَلِيفَةَ، ثُمَّ عَادَ إِلَى بَيْتِهِ |
| Khalifah memandang hakim yang mengatakan bahwa Hasan tidak bersalah.
| نَظَرَ الْخَلِيفَةُ إِلَى الْقَاضِي الَّذِي قَالَ إِنَّ حَسَنًا بَرِيءٌ |
| Dan dia berkata: Anak pintar ini mengungkapkan kebenaran, dan dia tidak mempercayai sumpah Hasan. kamu bilang itu baik-baik saja
| وَقَالَ: لَقَدْ كَشَفَ هَذَا الطِّفْلُ الذَّكِيُّ الْحَقِيقَةَ، وَلَمْ يُصِدِّقْ قَسَمَ حَسَنٍ. أَنْتَ قُلْتَ إِنَّ حَسَنًا بَرِيءٌ |
| Hakim meminta maaf dan berkata: Ya, dia anak yang sangat pintar. Saya belajar darinya untuk melihat detailnya. | اِعْتَذَرَ الْقَاضِي، وَقَالَ: نَعَمْ، إِنَّهُ طِفْلٌ ذَكِيٌّ جِدًّا. لَقَدْ تَعَلَّمْتُ مِنْهُ أَنْ أَبْحَثَ فِي التَّفَاصِيلِ |
| Ali kembali ke rumahnya, memasukkan dinarnya ke dalam kotak, membeli sebuah toko, dan mulai berdagang. | عَادَ عَلِيٌّ إِلَى بَيْتِهِ، وَوَضَعَ دَنَانِيرَهُ فِي صُنْدُوقٍ، وَاِشْتَرَى دُكَّانًا، وَرَاحَ يَعْمَلُ فِي التِّجَارَةِ |
Kolom ini dikelola oleh Santri program Bahasa Arab Modern Al-Khhoirot (BAMA). Sebuah lembaga yang berada di bawah Pondok Pesantren Al-Khoirot