Umum

Novel Haram

Oleh: Naufal Nasrullah

Kelas: XII Keagamaan

“Ada banyak hal di dunia ini yang jika kita paksakan dan berambisi untuk mendapatkannya justru ia akan menjauh dan menjauh. Maka kuncinya adalah melepaskan tanpa dimintapun ia akan datang dengan sendirinya.”itulah secuil kata bijak, kata mutiara atau apalah kalian menyebutnya. Dari novelis terkemuka yang nama aslinya sangat dirahasiakan.

Mungkin sebagian dari kita sangat menyukai atau hobi membaca novel hobi membaca adalah giat belajar yang baik, karena hal itu sangat dianjurkan oleh pemerintah mengingat gerakan leterasi diIndonesia sangat minim sekali sehingg, banyak sekolah-sekolah negeri maupun swasta menggaungkan gerakan literasi ini.

Dengan membaca, kita bisa menemukan banyak sekali pengetahuan ataupun jika memungkinkan kita bisa menemukan catatan-catatan penting seperti di novel series Bumi karya Tereliye –meskipun itu cxerita fiksi,yang disitu dijelasan kan catatan-catatan perjalanan, tempat-tempat yang jarang atau tidak pernah didatangi oleh manusia, semua berawal dari gerakan leterasi yaitu membaca.

Jika kita tidak terbiasa membaca maka dengan apa mendapatkan ilmu pengetahuan otodidak? ilmu ladunni? hanya segelintir orang yang mampu dan dizinkan mendapatkannya, maka dengan mulai membaca hal-hal yang ringan seperti membaca novel, majalah atau yang lain. Tapi perlu diketahui juga, novel yang dibaca juga harus ada manfaatnya dan jangan asal pilih novel.

Manfaat di sini dapat banyak sekali mengandung banyak sekali artian, bisa untuk diri sendiri, orang lain, atau keduanya. Contohnya seperti kata-kata di atas yang arti dan maknanya sangat harfiah sekali.saya akan cerita sedikit “di suatu wilayah terdapat seorang pemuda yang sedang jatuh cinta pada putri seorang tuan tanah, pemuda tersebut mempunyai paras yang biasa saja tidak jelek juga juga tidak tampan, sedangkan putri tersebut cantik jelita yang menjadi incaran para kaum adam disitu, berpuluh-puluh tahun untuk berusaha mendapatkannya, dengan segala cara apapun agar siputih luluh didekapannya.”

“hingga suatu saat ia merasa tidak berdaya sekali,lelah dengan semua yang telah ia lakukan, ia hanya bisa pasrah jika takdir berkata iya, maka ia hidup bahagia,namun jika tiadak ia ela dengan semuanya, ia mulai menata hidup yang kini mulai berantakan,hidup seperti air yang mengalir tanpa henti.”

“dan hari yang indah itu datang kepadanya,entah kenapa,kedua orang tua si putri ingin menikahkan dengan pemuda tadi,sungguh ia sangat bahagia,orang yang dulu dikejar mati-matian tak pernah tercapai malah justru sekarang yang dikejar malah putar balik menjemput si pemuda,pernikahan pun digelar dengan sangat meriah,dan mereka hidup bahagia sekali.”kemudian kuncinya adalah melepaskan, serahkan semua kepada takdir dan biarkan takdir yang menumpataskannya.

Semoga cerita di atas bisa memberi pandangan atau arahan kepada para pembaca,agar menjadi lebih baik kedepannya dan rela dengan sesuatu.

Mungkin dari kalian timbul banyak sekali pertanyaan,contohnya “iki artikel opo sih kok gak seru blas” atau ”wes jelas-jelas sekolah nglarang moco novel” jangankan membaca membawa pun tak boleh hehehe.

Untuk menanggapi itu semua saya punya satu dua jawaban untuk itu yang pertama ini adalah artikel dan bukan video game yang menurut kalian seru ini adalah dunia pendidikan bukan panggung hiburan.

Yang kedua izinkan saya bertanya apakah kalian mampu membaca buku biografi tokoh-tokoh sejarah atau tokoh-tokoh terkenal yang berjilid-jilid tersebut? jika mampu apa bisa menyimpulkannya sendiri? jika iya hanya segelintir orang yang bisa, dan itu pun belum tentu terdapat nama kalian.

Yang paling penting adalah, sekolah itu tempat belajar dan mengajar, sekolah melarang membaca atau membawa novel itu karena kalian ceroboh dalam literasi membaca, ketika di sekolah silahkan membaca buku yang telah disediakan dan ketika ada waktu senggang silahkan membaca novel sebanyak mungkin yang kalian mau.

Jadi, sebagai penutup artikel ini bijaklah membaca dan juga saya minta maaf bila ada pihak yang merasa dirugikan dan semoga bermanfaat.

Saya teringat ucapan seseorang ”bukan dimana kalian belajar, tapi bagaimana kalian belajar.” meskipun kalian belajar di hutan belantara kalau serius kalian akan bisa mengalahkan profesor ternama. Sebaliknya, belajar di sekolah mewah pun jika tidak serius apa gunanya? hanya jadi beban keluarga dan menghabiskan uang negara lebih baik buat bayar hutang negara… iya nggak?.

Buletin MA Al-Khoirot ditulis dan diterbitkan oleh para siswa tingkat SLTA program Madrasah Aliyah Al-Khoirot. Sebuah lembaga yang terakreditasi (diakui pemerintah) dan berada di bawah Pondok Pesantren Al-Khoirot Malang. Lebih detail, klik di sini!

Para siswa MA Al-Khoirot seluruhnya terdiri dari para santri Ponpes Al-Khoirot (PPA). Karena, syarat masuk MA Al-Khoirot adalah menjadi santri di PPA.

Avatar

Redaksi MA Al-Khoirot

Buletin MA Al-Khoirot ditulis dan diterbitkan oleh para siswa tingkat SLTA program Madrasah Aliyah Al-Khoirot. Sebuah lembaga yang terakreditasi (diakui pemerintah) dan berada di bawah Pondok Pesantren Al-Khoirot Malang. Lebih detail, klik di sini! Para siswa MA Al-Khoirot seluruhnya terdiri dari para santri Ponpes Al-Khoirot (PPA). Karena, syarat masuk MA Al-Khoirot adalah menjadi santri di PPA.