ArtikelKeislaman

Menelusuri keutamaan didalam bulan Dzulhijjah

Bulan dzulhijjah adalah bulan yang sangat mulia tidak kalah dengan bulan yang lainnya,di bulan dzulhijjah terdapat keutamaan yang tentunya kita sebagai orang islam mengetahuinya. Tidak hanya terkenal dengan bulan haji saja,namun di bulan tersebut juga ada faidah-faidah serta keutamaan yang membantu agar kitat lebih dekat Allah SWT. Kita patut bersyukur dengan banyaknya keutamaan-keutaman serta faidah yang Allah SWT berikan didalam bulan-bulan tertentu. Salah satu dari bulan-bulan tersebut adalah bulan dzulhijjah,terdapat waktu tertentu dimana amalan ibadah kita akan bernilai lebih banyak disaat itu. Allah SWT selalu mempermudah hamba-Nya didalam beribadah dengan banyaknya keutamaan diwaktu-waktu terntentu,hanya saja kita yang terkadang lalai akan betapa berharganya keutamaan yang Allah SWT tersebut berikan

Keutamaan dalam bulan Dzulhijjah telah Allah SWT berikan kepada umat islam sejak 10 awal dari bulan tersebut. Dalam 10 hari diawal bulan Dzulhijjah, semua ketaatan serta kebaikan umat Islam menjadi ibadah yang sangat besar pahakanya. Tentu, semua pemberian Allah SWT yang sangat besar dan patut disyukuri ini tidak bisa kita temukan di waktu-waktu yang lain. Sebagaimana firman Allah SWT dalam QS:Al- Fajr ayat 1&2: وَالْفَجْرِ (1) وَلَيَالٍ عَشْرٍ (2)

Artinya : “Demi fajar;Demi malam yang sepuluh.” (QS. Al-Fajr: 1-2). Dalam penafsiran ayat kedua diatas terdapat perbedaan pendapat,ada pendapat yang mengatakan bahwa yang dimaksud adalah 10 hari terakhir di Ramadhan; ada yang berpendapat 10 hari awal Muharram; dan ada juga yang berpendapat 10 hari awal Dzulhijjah. Hanya saja, pendapat yang shahih sebagaimana yang disampaikan oleh Imam Ibnu Katsir adalah pendapat ketiga, yaitu 10 hari di awal Dzulhijjah. (Abul Fida’ Ad-Dimisqi, Tafsîr Ibnu Katsîr, [Bairut, Dârul Fikr: 1999], juz VIII, halaman 391).

Pada 10 awal dibulan Dzulhijjah kita dianjrukan untuk memperbanyak ibadah-ibadah kita seperti dzikir dan masih banyak lagi. Karena pada hari-hari tersebut Allah SWT memberikan keistimewaan jika kita melaksanakannya jika dalam bahasa yang lebih santai kita mendapatkan doorprize. Terdapat juga didalam 10 awal dibulan dzulhijjah tersebut yang lebih utama lagi yakni pada hari arofah tepat pada tanggal 9 Dzulhijjah. Selain memperbanyak ibadah kita juga dianjurkan untuk berpuasa dari tanggal 1 sampai tanggal 9 dzulhijjah,yang dinamakan puasa tarwiyah dan arofah. Puasa tarwiyah yang dilaksanakan tepat pada tanggal 8 Dzulhijjah sedangkan puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah bersamaan dengan dilaksanakan Wukuf oleh jama’ah haji. Namun tidak hanya dzikir serta puasa yang kita tingkatkan pada hari tersebut sholat malampun akan Allah SWT lipat gandakan pahalanya.

Terdapat hadits yang mana menjelaskan keutamaan-keutamaan dari ibadah yang akan dilaksanakan pada bulan dzulhijjah, Disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, bahwa puasa di hari pertama bulan Dzulhijjah ini setara dengan setahun berpuasa sunnah. Sedangkan shalat malam setara shalat pada malam Lailatul Qadar. “Tidak ada hari-hari yang lebih Allah sukai untuk beribadah selain sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, satu hari berpuasa di dalamnya setara dengan satu tahun berpuasa, satu malam mendirikan shalat malam setara dengan shalat pada malam Lailatul Qadar” (HR At-Tirmidzi).

Terdapat maqolah yang disampaikan oleh Alhabib Hasan bin ismalil Al-muhdor dalam ceramahnya bahwa “ Karena dihari arofah dan pada perang badar iblis terlihat sangat sedih,karena pada hari arafah tersebut Allah SWT memandang hamba-Nya,membuka tabir antara Allah SWT dan hamba-Nya,serta Allah SWT akan mengampuni semua dosa orang yang berdzikir dan taat dihari tersebut. Dan siapa yang puasa dihari Arafah maka akan diampuni dosanya selama 2 tahun (1 tahun yang lalu dan 1 tahun yang akan datang). Dan terdapat juga dalam riwayat yang lain apabila kita berpuasa pada sebelum hari Arafah tepatnya pada tanggal 1-8 Dzulhijjah yakni Sehari sama dengan seribu hari pada hari yang lain,khusus untuk hari arofah seperti 10 ribu hari biasanya.

Maka marilah kita sambut bulan Dzulhijjah ini dengan berbagai keutamannya. Dan hari Arofah pada tahun ini  Merujuk pada Kalender Hijriah milik Kementerian Agama (Kemenag) RI, tahun 2024 ini puasa Arafah dapat dikerjakan oleh kaum muslim pada tanggal 9 Dzulhijjah yang jatuh di tanggal 16 Juni 2024 berdasarkan perhitungan kalender Masehi.

baca juga: Kisah Nabi Muhammad SAW Ditaqdir Lupa oleh Allah

Ita Nur Aini
Mahasiswi at IAI Al-Qolam Malang

Alumni pondok pesantren Al-Khoirot putri, mahasiswi aktif di IAI Al-Qolam Malang, Sedang mengabdi di Madrasah Aliyah dan madrasah Diniyah Al-Khoirot putri

Avatar

Ita Nur Aini

Alumni pondok pesantren Al-Khoirot putri, mahasiswi aktif di IAI Al-Qolam Malang, Sedang mengabdi di Madrasah Aliyah dan madrasah Diniyah Al-Khoirot putri