PendidikanUmum

Cara Mendapat Beasiswa

Cara Mendapat Beasiswa dalam negeri dan luar negeri untuk program S1, S2, S3 dan diploma

Cita-cita untuk sekolah sampai doktoral (S3) dan menjadi manusia yang bermanfaat bagi diri sendiri, agama dan bangsa harus disertai dengan sarana untuk menuju ke sana. Yaitu pendanaan. Dana bisa berasal dari orang tua atau beasiswa. Bagi yang orang tuanya kurang mampu, beasiswa menjadi sumber pendanaan yang paling realistis dan membanggakan. Karena, dapat beasiswa itu berarti kita menjadi pelajar yang terpilih dari sekian banyak orang yang mengajukan beasiswa. itu artinya, kita memiliki semangat dan daya saing yang kuat. Itu modal yang bagus bagi kemajuan kita ke depan: baik di dunia pendidikan maupun di dunia yang lebih luas.

Apa itu beasiswa?

Beasiswa adalah bantuan pendanaan pendidikan. Umumnya, bantuan tersebut untuk:

  • pendidikan tinggi S1, S2, S3 atau
  • diploma 1, D2, D3 dan D4 atau
  • pelatihan durasi pendek (kursus).

Beasiswa terbagi dua: beasiswa penuh atau beasiswa parsial.

Beasiswa penuh (full scholarship) adalah beasiswa yang meliputi seluruh pendanaan pendidikan. Mulai dari biaya kuliah, biaya akomodasi (tinggal dan makan), biaya tiket apabila kuliah di luar negeri. Bahkan biaya keluarga (anak dan istri) apabila sudah berkeluarga.

Beasiswa parsial (partial scholarship) adalah beasiswa yang menutupi sebagian biaya pendidikan. Misalnya, hanya biaya kuliah saja, dan seerusnya.

Menyiapkan diri untuk dapat beasiswa

Persiapan Umum

Berikut persiapan umum agar kita memenuhi syarat untuk dapat beasiswa:

  1. Berusaha dapat nilai yang baik di level pendidikan yang sedang kita tempuh saat ini.
  2. Mencari informasi terkait beasiswa yang tersedia.
  3. Setelah memilih beasiswa yang hendak kita ambil, perhatikan tanggal pengajuannya. Jangan sampai terlambat.
  4. Menyiapkan semua persyaratan yang diperlukan untuk program beasiswa tersebut.

Persiapan Khusus Beasiswa ke Negara Berbahasa Inggris

  1. Persiapkan kemampuan bahasa Inggris tingkat lanjut.
  2. Untuk masuk S1, diperlukan kemampuan TOEFL 550 atau IELTS 6,0
  3. Untuk masuk S2, diperlukan kemampuan TOEFL 600 atau IELTS 7.0

Mulai tahun ajaran 2021-2022, MTs Al-Khoirot dan MA Al-Khoirot telah menyiapkan suatu kurikulum khusus dalam materi ajar Bahasa Inggris, sehingga memungkinkan bagi yang sekolah sejak MTS sampai MA di Al-Khoirot akan mampu mencapai kemampuan TOEFL atau IELTS yang sesuai persyaratan yang diinginkan.

Bagi yang kurang memiliki kemampuan bahasa Inggris, dapat mengikuti kursus terlebih dahulu.

Persiapan Khusus Beasiswa ke Negara Berbahasa Arab

  1. Persiapan kemampuan bahasa Arab modern tingkat lanjut.
  2. Di negara-negara Timur Tengah, mahasiswa baru harus masuk S1. Tidak bisa masuk S2.
  3. Tidak ada standar penilaian kemampuan bahasa Arab, seperti TOEFL/IELTS dalam bahasa Inggris. Yang penting kita mampu berbahasa Arab modern dan mampu memahami kitab klasik.

Bagi santri Al-Khoirot, yang otomatis mengikuti program Madrasah Diniyah, kemampuan bahasa Arab modern dan klasik sudah diajarkan dari kelas 1 sampai kelas 6 ibtidaiyah, sehingga akan mampu mengikuti tes seleksi beasiswa untuk kuliah di universitas negara-negara Arab seperti Universitas Al-Azhar, Mesir; Universitas Al-Ahqaf Yaman, dll. Terbuki, sejumlah santri Al-Khoirot saat ini mendapat beasiswa Al-Azhar, Mesir. Baca: Alumni Al-Khoirot di Al-Azhar Mesir.

Bagi yang tidak mampu bahasa Arab modern dan klasik, atau merasa kurang mampu, maka mereka bisa mengikuti program pembelajaran intensif kitab kuning yang merupakan kombinasi  antara metode Al-Miftah lil Ulum dan Muthala’ah Kitab tingkat lanjut untuk Arab klasik; dan Program Lughah untuk Arab modern di Al-Khoirot.

Mahasiswa dalam Negeri

Bagi yang tidak punya kemampuan bahasa Arab atau Inggris yang baik, maka menempuh studi di dalam negeri adalah pilihan terbaik. Namun demikian, kemampuan dasar bahasa Inggris tetap diperlukan terutama bagi yang menempuh pendidikan jenjang S2 dan S3. Plus, kemampuan bahasa Arab modern dan klasik bagi yang menempuh S2 dan S3 di bidang agama Islam.

Daftar situs resmi pemberi beasiswa

Berikut daftar situs pemberi beasiswa dan link halaman ke jenis dan persyaratannya. Halaman ini akan terus diupdate. Silahkan terus dikunjungi untuk info terbaru.

Dalam Negeri

  1. LPDP – Kemenkeu
  2. Beasiswa Kominfo
  3. Beasiswa Kemenag

Luar Negeri

  1. Australia
    1. Beasiswa di masing-masing universitas.
    2. MA & PhD (S2 dan S3)
  2. Jerman. Beasiswa DAAD
  3. Inggris. British Council.
  4. Amerika. Fulbright
  5. Turki
  6. China: Beasiswa S2 S3 ACLYLS 2023
  7. Belanda.
    1. Beasiswa Stuned.
    2. Beasiswa NFP
 | Website

ALKANEWS.COM adalah media digital berbagi informasi, refleksi dan opini sebagai upaya untuk berkontribusi pada kemajuan bangsa, umat dan negara melalui karya tulis pemikiran dan perspektif personal dan akademis.

Kontributor umumnya adalah santri, alumni dan civitas akademika Al-Khoirot. Juga terbuka pada kontribusi dari luar. Tulisan dapat berbentuk prosa (refleksi, opini dan esai ilmiah) dan sastra-fiksi (puisi, cerpen dan cerita bersambung atau novel). Bahasa pengantar dapat berupa bahasa Indonesia, Inggris dan Arab.

Avatar

Redaksi Alkanews

ALKANEWS.COM adalah media digital berbagi informasi, refleksi dan opini sebagai upaya untuk berkontribusi pada kemajuan bangsa, umat dan negara melalui karya tulis pemikiran dan perspektif personal dan akademis. Kontributor umumnya adalah santri, alumni dan civitas akademika Al-Khoirot. Juga terbuka pada kontribusi dari luar. Tulisan dapat berbentuk prosa (refleksi, opini dan esai ilmiah) dan sastra-fiksi (puisi, cerpen dan cerita bersambung atau novel). Bahasa pengantar dapat berupa bahasa Indonesia, Inggris dan Arab.