بِنْتُ الصَّبَّاغ( 12 )
بِنْتُ الصَّبَّاغ( 12 )
Riyan Ardiansyah
| Abu Tsa’alabah memanggil seorang pelayan | نَادَى أَبُو ثَعْلَبَةَ خَادِمًا، وَأَمَرَهُ أَنْ يَذْهَبَ إِلَى قَصْرِ الْمُوَفَّقِ، وَيُحْضِرَ الْمُوَفَّقَ مَعَهُ |
| Dan memerintahkannya untuk pergi ke istana Al-Muwaffaq | وَأَمَرَهُ أَنْ يَذْهَبَ إِلَى قَصْرِ الْمُوَفَّقِ |
| Dan membawa Al-Muwaffaq bersamanya | وَيُحْضِرَ الْمُوَفَّقَ مَعَهُ |
| Setelah Abu Hamza al-Muwaffaq datang, Abu Tsa’labah menyambutnya | وَبَعْدَ أَنْ جَاءَ أَبُو حَمْزَةَ الْمُوَفَّقُ، رَحَّبَ بِهِ أَبُو ثَعْلَبَةَ |
| Abu Hamza al-Muwaffaq terkejut, tapi dia tidak berbicara | اِسْتَغْرَبَ أَبُو حَمْزَةَ الْمُوفَّقُ، لَكِنَّهُ لَمْ يَتَكَلَّمْ |
| Abu Tsa’labah berkata: Sekarang kamu bertanya pada dirimu sendiri tentang alasan kebahagiaanku, bukan? | قَالَ أَبُو ثَعْلَبَةَ: أَنْتَ تَسْأَلُ نَفْسَكَ الْآنَ عَنْ سَبَبِ سَعَادَتِي، صَحِيحٌ؟ |
| Saya senang, wahai sahabatku : Masa pertengkaran akan berakhir, kita akan mendamaikan apa yang ada di antara kita | أَنَا سَعِيدٌ يَا صَدِيقِي؛ سَوْفَ يَنْتَهِي زَمَنُ الْخِصَامِ، سَوْفَ نُصْلِحُ مَا بَيْنَنَا |
| *** | |
| Sebuah peluang luar biasa telah muncul. Apakah kamu tahu apa yang terjadi? | لَقَدْ جَاءَتْ فُرْصَةٌ رَائِعَةٌ. هَلْ تَعْلَمْ مَا الَّذِي حَدَثَ؟ |
| Abu Hamzah bertanya: Apa yang terjadi wahai Abu Ts’alabah? apa yang baru? Apakah ini trik baru? | سَأَلَ أَبُو حَمْزَةَ: مَاذَا حَدَثَ يَا أَبَا ثَعْلَبَةَ؟ مَا هُوَ الْجَدِيدُ؟ هَلْ هِيَ حِيلَةٌ جَدِيدَةٌ؟ |
| Abu Tsa’labah duduk dan berkata: Semoga Tuhan mengampunimu, Abu Tsa’labah! | !جَلَسَ أَبُو ثَعْلَبَةَ، وَقَالَ: سَامَحَكَ اللَّهُ يَا أَبَا ثَعْلَبَةَ |
| Saya tidak pernah bermaksud jahat | أَنَا لَا أَنْوِي الشَّرَّ أَبَدًا |
| Pangeran Fadlallah datang kemarin. Dia adalah Emir Mosul | لَقَدَ جَاءَ الْأَمِيرُ فَضْلُ اللَّهِ أَمْسِ، إِنَّهُ أَمِيرُ الْمَوْصِلِ |
| Pangeran ingin menikahi putrimu | يُرِيدُ الْأَمِيرُ أَنْ يَتَزَوَّجَ اِبْنَتَكَ |
| Dia meminta saya untuk menjadi mediator | لَقَدْ طَلَبَ مِنِّي أَنْ أَكُونَ وَسِيطًا |
| Sang pangeran mendengar orang-orang berbicara tentang kecantikan putrimu, kecerdasannya, dan garis keturunan bangsawannya | لَقَدْ سَمِعَ الْأَمِيرُ النَّاسَ وَهُمْ يَتَحَدَّثُونَ عَنْ جَمَالِ اِبْنَتِكَ، وَعَنْ ذَكَائِهَا، وَعَنْ نَسَبِهَا النَّبِيلِ |
| Ini adalah kesempatan untuk mendamaikan apa yang ada di antara kita, Abu Hamzah | إِنَّهَا فُرْصَةٌ كَيْ نُصْلِحَ مَا بَيْنَنَا يَا أَبَا حَمْزَةَ |
Lanjutan : بِنْتُ الصَّبَّاغ( 13 )
Kolom ini dikelola oleh Santri program Bahasa Arab Modern Al-Khhoirot (BAMA). Sebuah lembaga yang berada di bawah Pondok Pesantren Al-Khoirot