Berita

Antusiasme Santri Bahasa Arab PP. Al-Khoirot Malang dalam Ujian Akhir Semester (UAS)

Malang – Asrama bahasa Arab, Pondok Pesantren Al-Khoirot mengadakan ujian akhir semester (UAS) yang dilaksanakan mulai pada tanggal 14-15 Juli 2023. Kegiatan ini berlangsung pada pukul 19:30 (bakda Isya) sampai dengan selesai. Para santri bahasa Arab mulai dari kelas Mubtadi al-Adna-Mutawassit al-A’la terlibat aktif dalam pelaksanaan ujian tersebut. Ujian tidak hanya melibatkan para santri di kelas tersebut, melainkan para pengurus beserta muallim yang menjadi pengawas pada ujian itu. Menurut salah satu pengawas dalam sesi wawancara: “Alhamdulillah, ujian akhir semester dapat terlaksana dengan baik. Walaupun, sebenarnya ada keterlambatan dalam pelaksanaannya. Ujian ini seharusnya sudah terealisasikan setelah libur tahunan, yakni Idulfitri. Karena ada beberapa kendala internal yang harus diselesaikan lebih dulu, akhirnya (UAS) ini ditunda hingga akhirnya dapat dilaksanakan pada hari ini.” Ungkapnya dengan tegas.

Ujian akhir semester (UAS) dilaksanakan di asrama Lughoh. Tepatnya di kelas mereka masing-masing. Aktivitas sehari-hari, santri asrama lughoh melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) sesuai kelasnya masing-masing. Adapun kelasnya ditempatkan di kamar meraka masing-masing. Begitu pun ujian kali ini. Para santri memadati kamar yang menjadi kelas mereka. Asrama yang familiar dengan sebutan “Ma’had Lughoh” ini adalah salah satu asrama otonom yang berada di bawah naungan pondok pesantren Al-Khoirot Malang. Setiap satu tahun sekali asrama lughoh mengadakan ujian, baik ujian tengah semester (UTS) maupun ujian akhir semester (UAS). Tujuan adanya ujian, adalah untuk mengetahui kemampuan para santri/siswa bahasa Arab dalam belajar mereka selama satu semester penuh.

Dalam sesi wawancara penulis menanyakan kepada pembimbing sekaligus pengawas pada saat itu, “Apa ada tujuan khusus terkait dengan seragam yang mereka pakai pada ujian ini?” tanya penulis pada pembimbing/ketua asrama lughoh. “Tidak ada. Kami selaku ketua asrama dan pengurus Lughoh mengambil kebijakan untuk mengikuti aturan yang berlaku di pondok pesantren Al-Khoirot, yang mana setiap malam Jumat-hari Jumat para santri wajib menggunakan baju putih dan songkok putih. Pada waktu yang sama, kami mengikuti tradisi pengurus lughoh sebelumnya, pengurus sebelum saya. Ketika ada kegiatan apa, baik kegiatan bulanan atau pun kegiatan penting seperti ini pasti mereka mewajibkan para santri lughoh untuk memakai baju putih dan songkok putih. Tujuannya hanya agar kompak dan terlihat rapi saja”. Lanjutnya.

Bertepatan pada malam ini juga, asrama bahasa Arab sudah menerima santri baru pondok pesantren Al-Khoirot yang berminat belajar bahasa Arab. “Alhamdulillah, santri baru sudah masuk dan menempati kamar yang sudah kami persiapkan. Walaupun Saat ini “Ma’had Lughoh” sedang melakukan UAS. Dalam kondisi seperti ini, kami selaku pengurus Lughoh, mengumpulkan seluruh santri baru bahasa Arab untuk mengadakan kegiatan sendiri. Kami isi dengan memperkenalkan identitas asrama bahasa Arab yang familiar dengan sebutan “Ma’had Lughoh” ini, mulai dari kegiatan, lingkungan bahasa Arab, dan santri bahasa Arab”. Ujar panitia santri baru, M. Abduh.

Baca juga : Lanjut Studi Islam Diluar Negeri, Menyesatkan?

+ posts

Asal Bandung suka nulis puisi

Avatar

Fauzan Taqiyuddin

Asal Bandung suka nulis puisi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *